Pembangunan Sirkuit Mandalika Mencapai 81,42 Persen, Harapan Menjadi Tuan Rumah MotoGP Semakin Dekat

Olahraga —Sabtu, 24 Jul 2021 16:42
    Bagikan  
Pembangunan Sirkuit Mandalika Mencapai 81,42 Persen, Harapan Menjadi Tuan Rumah MotoGP Semakin Dekat
image/pinterest

MANDALIKA, DEPOSTJOGJA 

Pembangunan sirkuit Mandalika yang terletak di Lombok, Nusa Tenggara Barat (NTB) ini tengah dikebut untuk proses homologasi dari FIM atau Federasi Balap Motor Internasional.


Indonesia punya harapan baru untuk menjadi tuan rumah dalam kompetisi ajang balap level dunia dengan dikembangkannya kawasan Sirkuit Mandalika.


Meski belum lolos homologasi dari FIM, Sirkuit Mandalika telah menjadi bagian dari penyelenggaraan World Superbike (WSBK) pada 14 November mendatang. Begitu juga dengan gelaran MotoGP direncanakan berlangsung pada Maret 2022.


Sirkuit Mandalika berkonsep lintasan jalan raya dengan panjang 4,3 kilometer yang memiliki 17 tikungan. Dengan dikelilingi pemandangan perbukitan dan laut di pesisir selatan pulau Lombok, Sirkuit Mandalika bakal menjadi satu-satunya sirkuit jalan raya di pentas MotoGP.


Di bagian paddock, akan dibangun 40 garasi dengan ruang konferensi pers di atasnya. Mandalika Grand Prix Association, selaku operator sirkuit dan promotor, menjelaskan progres kumulatif pekerjaan konstruksi sudah mencapai 81,42 persen hingga pertengahan Juli ini.


Ada beberapa pengerjaan yang hampir 100 persen selesai, di antaranya bagian run-off grass 95 persen, run-off gravel 99 persen, outer and inner service road 95 persen, tunnel and retaining wall di sisi utara 98 persen, dan pemasangan concrete barrier 99 persen.

BACA JUGA: Kuliner Indonesia: Resep Masakan Khas Lombok, Cara Membuat Nasi Balap Puyung


Selain itu standarisasi untuk tenaga medis untuk event MotoGP dalam pengerjaan pastinya FIM bekerjasama dengan Ikatan Motor Indonesia (IMI) dan Kementerian Kesehatan RI yang akan melakukan standard training, artinya seluruh tenaga medis baik dokter, perawat dan paramedis yang telah lolos dalam seleksi dan melakukan serangkaian pelatihan akan mendapatkan sertifikasi internasional.


Tenaga medisnya pun diprioritaskan bagi yang berdomisili di Provinsi Nusa Tenggara Barat, tapi tidak menutup kemungkinan bagi kalian tenaga medis yang berada diluar NTB untuk dapat mengikuti seleksi dan kualitas tenaga medis adalah hal yang paling penting dalam mendukung ketangguhan medical center di sirkuit Mandalika.

Editor: Admin
    Bagikan  

Berita Terkait